SMAIT Al-Mumtaz Pontianak
Visi
Mewujudkan Murid sebagai Generasi Muslim Cerdas Paripurna dan Produktif untuk Membangun Peradaban Mulia
Misi
- Menyelenggarakan pembelajaran berkualitas yang mengintegrasikan kurikulum nasional dan nilai-nilai Islam Terpadu untuk mewujudkan murid yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berprestasi dan berkecerdasan abad 21.
- Mengembangkan potensi murid secara holistik, terpadu, dan Islami.
- Menguatkan digitalisasi dalam pembelajaran dan layanan sekolah untuk meningkatkan kualitas pengalaman belajar murid yang adaptif, kreatif, dan literat digital.
- Membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, inklusif, disiplin dan menggembirakan melalui kolaborasi strategis sekolah dengan orang tua dan masyarakat sebagai ekosistem pendukung tumbuh kembang murid.
- Meningkatkan kualitas pendidik, tenaga kependidikan, dan sarana prasarana secara berkelanjutan untuk mendukung pembelajaran yang berpusat pada murid
Tujuan Jangka Pendek 2026/2027
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, ≥60% murid mencapai kompetensi elemen Fasih dan ≥40% kompetensi elemen Santun tercapai berdasarkan asesmen metode IWR.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, 100% murid memiliki dan mengisi jurnal (mutaba’ah) ibadah harian yang divalidasi oleh guru dan orang tua.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, 100% murid memiliki portofolio karakter Islami berdasarkan observasi guru BK, wali kelas, guru PAI, dan penilaian orang tua.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, ≥ 20% murid memiliki hafalan mutqin minimal 1 juz berdasarkan asesmen IWR.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, ≥50% murid membiasakan salat Dhuha, Rawatib, dan puasa Kamis berdasarkan jurnal mutaba’ah.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, ≥50% murid memperoleh kategori Baik pada observasi karakter dan portofolio karakter Islami.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, ≥60% murid menunjukkan konsistensi sikap positif dalam kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler berdasarkan observasi guru.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, ≥70% murid menulis refleksi karakter minimal 1 kali setiap bulan dan terdokumentasi dalam portofolio.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, ≥70% murid menunjukkan kepatuhan terhadap budaya sekolah, berdasarkan observasi bulanan
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, murid kelas X, XI, XII mencapai 15% kategori mahir dan 50% kategori cakap pada literasi dan mencapai 25% kategori cakap pada numerasi berdasarkan AKM sekolah.
- Selama Tahun Pelajaran 2026-2027, 100% guru mata pelajaran melaksanakan asesmen formatif
- Selama Tahun Pelajaran 2026-2027, 100% guru mata pelajaran melaksanakan pembelajaran HOTS dan menerapkan asesmen sumatif berbasis HOTS
- Pada Tahun Pelajaran 2026-2027, setiap kelas melaksanakan minimal 1 proyek PBL/PjBL yang mengintegrasikan keterampilan 8C.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, 100% lulusan menghasilkan minimal 1 karya tulis ilmiah atau karya inovatif sebagai syarat kelulusan.
- Selama Tahun 2026, 100% murid mengikuti program Kelas Pembelajar Bijak minimal 1 jam pelajaran setiap minggu sebagai penguatan keterampilan sosial emosional (SEL), dengan tingkat kehadiran minimal 90%.
- Pada Tahun Pelajaran 2027/2028, jumlah murid baru meningkat minimal 3% dibandingkan tahun pelajaran sebelumnya berdasarkan data penerimaan murid baru (SPMB)
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, sekolah mewujudkan lingkungan belajar yang aman dengan zero bullying, kekerasan, dan tindak asusila yang dibuktikan melalui laporan penanganan kasus dan survei iklim sekolah.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, ≥90% murid memperoleh kategori Baik dalam pemahaman dan penerapan nilai Islam Rahmatan lil ‘Alamin, moderasi beragama, dan toleransi berdasarkan asesmen karakter dan observasi guru.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, 100% murid kelas X dan XI aktif mengikuti minimal satu organisasi atau komunitas sekolah
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, 100% murid mengikuti minimal satu kegiatan pengembangan minat dan bakat sesuai potensi yang dimiliki.
- Pada Tahun akhir tahun pelajaran 2026/2027, sekolah menyelenggarakan minimal satu program inkubasi kewirausahaan murid yang melibatkan seluruh kelas dan menghasilkan produk atau jasa yang dipamerkan kepada masyarakat.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, minimal 10% murid memperoleh prestasi akademik maupun nonakademik di tingkat sekolah atau kota berdasarkan sertifikat atau piagam penghargaan.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, 100% guru mengimplementasikan PM dan KKA dalam pembelajaran yang dibuktikan dengan perangkat ajar yang terintegrasi kurikulum JSIT dan PM-KKA serta hasil supervisi.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, 95% guru mengikuti kegiatan kelompok belajar (kombel) sekolah sebagai tempat penguatan, berbagi praktik baik, evaluasi dan refleksi guru dalam implementasi PM dan KKA yang dibuktikan dengan laporan kegiatan.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, 100% guru mengikuti minimal satu pelatihan pembelajaran digital dan pemanfaatan AI yang dibuktikan dengan sertifikat atau laporan kegiatan.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, ≥80% proses pembelajaran memanfaatkan minimal satu platform digital sekolah/rumah pendidikan yang terdokumentasi dalam perangkat ajar dan supervisi pembelajaran.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, ≥80% guru dan murid aktif menggunakan akun belajar.id dalam kegiatan pembelajaran dan administrasi akademik.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, 100% area sekolah memiliki akses internet yang stabil dan mendukung kegiatan pembelajaran serta administrasi berbasis digital.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, ≥80% guru dan tenaga kependidikan memahami konsep Sekolah Islam Terpadu (SIT) berdasarkan hasil evaluasi atau post-test pelatihan.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, ≥90% guru telah memiliki sertifikat pendidik atau sedang mengikuti proses PPG/CPG yang dibuktikan dengan dokumen resmi.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, ≥75% guru mengikuti pelatihan dasar da’i sekolah dan mampu mengimplementasikan pembinaan karakter Islami dalam pembelajaran.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, ≥90% tenaga kependidikan mampu menggunakan aplikasi kerja berbasis AI untuk mendukung layanan administrasi sekolah berdasarkan hasil praktik atau asesmen kompetensi.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, ≥80% guru dan tenaga kependidikan memahami serta menerapkan budaya layanan SMATAZ Friendly berdasarkan hasil observasi dan survei kepuasan layanan.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, ≥20% orang tua/wali berpartisipasi aktif dalam minimal dua kegiatan sekolah, yaitu program parenting dan pertemuan wali murid yang dibuktikan melalui daftar hadir.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, sekolah menjalin minimal tiga kemitraan aktif dengan perguruan tinggi, dunia usaha, atau lembaga lain yang dibuktikan melalui MoU dan program kolaborasi.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, sekolah memiliki portal informasi digital yang menjadi pusat penyampaian informasi kepada guru, murid, dan orang tua.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, sekolah memiliki satu branding unggulan yang dikenal masyarakat “5S” berdasarkan media publikasi dan survei kepuasan masyarakat.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, 100% sarana pembelajaran, laboratorium, dan sarana ibadah telah diaudit dan memiliki dokumen kelayakan fungsi sesuai standar sekolah.
- Selama Tahun 2026, seluruh sarana dan prasarana sekolah mendapatkan pemeliharaan berkala minimal satu kali setiap tiga bulan yang terdokumentasi dalam laporan pemeliharaan.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, fasilitas Laboratorium IPA atau Laboratorium Komputer meningkat minimal 15% dibandingkan kondisi awal tahun berdasarkan inventaris sarana.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, sarana olahraga indoor dan outdoor meningkat sesuai hasil analisis kebutuhan sekolah, dengan minimal dua jenis fasilitas baru atau rehabilitasi fasilitas yang telah ada sehingga mendukung pembelajaran PJOK dan kegiatan ekstrakurikuler.
- Pada akhir Tahun Pelajaran 2026/2027, ≥90% guru berperan aktif sebagai guru wali dalam mendampingi perkembangan murid secara akademik, karakter, dan spiritual, yang dibuktikan dengan laporan perkembangan murid secara berkala.